Tujuh tahun yang silam aku pernah ke kota kecil di Sumatra utara biasanya kota itu disapa dengan nama Sibolga Nauli. Indah banget! Masyarakatnya yang penuh keramahan serta tutur kata yang lembut membuat aku betah tinggal di sibolga nan rancak tersebut, sayang sekali waktu itu aku tidak punya kamera untuk ku abadikan bersama orang-orang yang kusayangi... tapi tidak apalah biarkan aku mengenang kota itu dengan puisi-puisi ku....
Jika di aku masih disana
Disibolga Nauli Nan Rancak
Nasibku pasti beda dengan sekarang
Berkelana dengan mengukir jalanan..
Setiap senja aku memandang kelaut
Jauh di ufuk timur
Dibatas sunset
Ditanah kelahiranku
Setiap sujud aku berdoa
Dalam doaku hanya ada Dia
Dia yang slalu memberiku rahmat
Agar selalu sabar dalam menopang hidup yang berat...
Riaknya ombak dikota pandan
Rimbunan pohon, Angin dan gadis yang bergitar
Membawaku pergi jauh kepenghujung pulau
Melewati kota, nusa dan persada.....
Menembus samudra nan luas........
Browsing yang tak bertepi...
Itu aku...
Thank's Sibolga
Darimu aku menjadi mandiri..
Thank's Sibolga...
Aku pergi tapi aku akan kembali lagi...
Jika di aku masih disana
Disibolga Nauli Nan Rancak
Nasibku pasti beda dengan sekarang
Berkelana dengan mengukir jalanan..
Setiap senja aku memandang kelaut
Jauh di ufuk timur
Dibatas sunset
Ditanah kelahiranku
Setiap sujud aku berdoa
Dalam doaku hanya ada Dia
Dia yang slalu memberiku rahmat
Agar selalu sabar dalam menopang hidup yang berat...
Riaknya ombak dikota pandan
Rimbunan pohon, Angin dan gadis yang bergitar
Membawaku pergi jauh kepenghujung pulau
Melewati kota, nusa dan persada.....
Menembus samudra nan luas........
Browsing yang tak bertepi...
Itu aku...
Thank's Sibolga
Darimu aku menjadi mandiri..
Thank's Sibolga...
Aku pergi tapi aku akan kembali lagi...